Kamis, 03 September 2009

Tenaga Dalam/Prana Jika ditinjau dari Sudut Ilmu Fisika..!

Tenaga Dalam/Prana Jika ditinjau dari Sudut Ilmu Fisika..!


Dalam setiap tubuh manusia tersimpan energi yang kuat yang berupa energi listrik dan dikelilingi oleh medan listrik, maka energi listrik alami ini dapat dikonsentrasikan untuk menghasilkan tenaga dalam. Hal ini dapat terjadi melalui latihan fisik dengan pengaturan pernapasan yang dibarengi dengan gerakan-gerakan tertentu, terarah dan terukur. Latihan fisik ini akan berpengaruh pada suplai oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh kita. Contohnya latihan Senam Pernapasan Tenaga Dalam (LSPTD) “BENTENG DIRI”

Impuls listrik dihasilkan oleh ATP (adenosine triphosphate) sebagai senyawa yang menyimpan energi tubuh, yang terjadi akibat pembakaran oksigen dalam tubuh. Dalam sel, energi digunakan untuk mensintesis molekul baru, kontraksi otot, konduksi saraf, menghasilkan radian energi yang menghasilkan pancaran sinar.
Medan listrik dapat diperbesar melalui latihan senam pernapasan tenaga dalam hingga menghasilkan energi listrik tubuh (bioelektris) dan bisa dirasakan getaran tersebut melalui cakra-cakra dalam tubuh kita. 

Energi atau tenaga dalam inilah yang diolah dan dikembangkan untuk menyembuhkan penyakit baik medis maupun non medis, karena kami mempunyai pandangan bahwa "Segala yang ada di alam semesta merupakan manifestasi energi, seperti ENERGI INTI BUMI, bulan, bintang , serta energi matahari, dan tentunya semua energi tersebut merupakan ciptaan dari ALLAH SWT, Tuhan YME.


Macam-macam energi
Manusia mempunyai cakra yang menyebar di seluruh tubuhnya, baik cakra besar maupun cakra kecil. Dengan adanya cakra tersebut maka Energi itu dapat masuk dalam tubuh manusia. Karena tugas cakra adalah menarik-menyimpan-memproses-dan memancarkan prana/energi. 
Salah satu tujuan pengobatan adalah mengubah daya lemah menjadi kuat dan kasar menjadi halus, dengan menetralisir energi yang ada pada bagian yang sakit.
Penyakit merupakan dampak dari adanya ketidakseimbangan/ketidakharmonisan tiga unsur dalam tubuh yaitu fisik, pikiran, dan jiwa. Faktor penyebabnya bisa berasal dari dalam diri sendiri atau unsur luar yang masuk kedalam tubuh. Virus dan bakteri sebagai salah satu faktor dari luar dapat mengganggu keseimbangan unsur tubuh. Sementara ketidaktenangan fikiran akan membuat sistem kerja tubuh yang tidak harmonis, sehingga bisa menjadikan tubuh menjadi sakit, hal ini merupakan salah satu penyebab penyakit dari dalam tubuh sendiri.

Getaran, hawa panas, dan pancaran sinar yang dikeluarkan oleh bagian tubuh yang sakit berbeda dengan yang berasal dari bagian tubuh normal. Dengan mengenali perbedaan getaran, panas, dan sinar dari berbagai bagian tubuh, seorang penyembuh dengan tenaga prana dapat mengetahui ketidaknormalan yang terjadi pada satu atau lebih bagian tubuh.
Teknik penyembuhan dengan ilmu tenaga dalam bertujuan mematikan unsur negatif seperti virus dan bakteri, menetralkan zat kimia dalam tubuh, serta membantu memperlancar suplai oksigen ke sel saraf sehingga sel dapat berfungsi semestinya. Sel syaraf berperan penting dalam mengaktifkan organ dan sel tubuh lainnya.

Pengobatan/Penyembuhan :
Proses penyembuhan dilakukan mulai dari merasakan getaran gelombang energi tubuh di sekitar bagian yang dikeluhkan dan mencari sumber keluhan. Setelah mengetahui sumber keluhannya maka Penghusada akan membersihkan energi negatif yang membuat sakit tubuh tersebut dengan cara menyapu/mencabut energi tersebut dan selanjutnya mengirim tenaga dalam halus ke pusat keluhan dan mengembalikan sinar tubuh kembali pada getaran yang normal.
Pemancaran tenaga dalam bertujuan mengembalikan sinar/cahaya atau getaran energi organ tubuh pasien kembali ke kondisi normal. Selain itu, melalui tenaga dalam, ahli prana memberikan energi yang merangsang sel yang tidak normal atau pada lemah untuk menumbuhkan kekebalan. 

Untuk mengembangkan tenaga dalam dibutuhkan Latihan Senam Pernapasan Tenaga Dalam & Penenangan Diri (Relaksasi/Meditasi). Dengan penggabungan dua teknik ini gelombang otak dapat dibangun dan ditingkatkan. Pada tingkat tertentu gelombang otak dapat dikendalikan untuk mengelola fungsi tubuh, jiwa, dan pikiran sesuai kebutuhan. 
Pada saat awal latihan Senam Pernapasan Tenaga Dalam(LSPTD) "BENTENG DIRI" diawali dengan BUKA CAKRA terlebih dulu untuk mengaktifkan semua cakra yang dimiliki oleh tibuh kita agar bisa menarik, menyimpan, memproses dan memancarkan prana/energi secara maksimal sehingga kita menjadi sehat.


Tenaga dalam dapat diperkuat melalui konsentrasi atau meditasi yang dapat mengatur gelombang otak sehingga bisa menjadi sehat baik jasmani maupun rohani. Amiin. (LSPTD BENTENG DIRI) Anda Bisa mempelajari Ilmu ini di LSPTD BENTENG DIRI Klik di sini


Administrasi Buka Cakra/Aura/Tenaga Dalam & Bimbingan Level



Sunardi Benteng Diri's Profile
Sunardi Benteng Diri's Facebook profile
Create Your Badge





Ingin mengetahui Tata Cara Buka Cakra/Aura & Administrasinya ?
Klik di sini